PRAKTIK PELATIHAN PMP DI BLK PASURUAN, SISWA DIKENALKAN MESIN FRAIS

Tanggal Pelaksanaan : 18 January 2026
PRAKTIK PELATIHAN PMP DI BLK PASURUAN, SISWA DIKENALKAN MESIN FRAIS Naker.News - Pasuruan. Suasana workshop UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Pasuruan tampak aktif selama pelaksanaan Pelatihan Pengoperasian Mesin Produksi (PMP) yang mengacu pada SKKNI Nomor 109 Tahun 2018. Pelatihan ini diikuti 16 siswa, berlangsung selama 33 hari, dengan total 260 jam pelajaran. Pelatihan PMP dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan yang benar-benar dibutuhkan industri. Tidak hanya teori, siswa dibimbing secara intensif untuk mengoperasikan berbagai mesin pembentuk logam, mulai dari mesin bubut, gerinda, mesin frais (milling), hingga peralatan pendukung lainnya. Pada sesi pembelajaran hari ini, siswa mendapatkan materi pengenalan mesin frais yang disampaikan oleh instruktur ahli, Sibro Malisy, ST. Materi disampaikan langsung di kelas dan workshop, sehingga siswa dapat memahami fungsi, bagian, dan cara kerja mesin frais secara lebih nyata. Sibro juga menjelaskan tentang eretan, salah satu komponen penting pada mesin perkakas, khususnya mesin bubut. Eretan berfungsi sebagai dudukan pahat sekaligus pengatur arah dan kedalaman pemotongan agar proses pemesinan berjalan presisi. Interaksi dua arah terlihat jelas selama pembelajaran. Salah satu siswa, Ardi, sempat bertanya, "Eretan ada apa saja?" Pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh Sibro, "Ada eretan melintang, eretan bawah, dan eretan sejajar," sambil menunjukkan bagian-bagian tersebut di mesin. Pelatihan PMP di UPT BLK Pasuruan menerapkan komposisi pembelajaran yang seimbang namun dominan praktik, yakni 15 persen teori dan 85 persen praktik. Pola ini membuat suasana belajar lebih dinamis dan tidak membosankan. Antusiasme siswa pun terlihat saat mereka aktif mencoba langsung mesin di workshop. Komitmen lembaga dalam mendukung kelancaran pelatihan juga ditegaskan oleh Kasubag Tata Usaha UPT BLK Pasuruan. Ia menyampaikan bahwa pihaknya terus memastikan kesiapan sarana pelatihan. "Kami berupaya menjamin ketersediaan peralatan praktik bagi seluruh siswa agar proses pembelajaran berjalan maksimal dan sesuai standar kompetensi," ujarnya. Dengan dukungan fasilitas workshop yang lengkap serta instruktur yang berpengalaman, UPT BLK Pasuruan berharap pelatihan ini mampu melahirkan alumni yang kompeten, siap kerja, dan mampu bersaing di dunia industri. Kembali