PENUTUPAN PELATIHAN NON-INSTITUSIONAL MOBILE TRAINING UNIT (MTU) KEJURUAN SERVICE SEPEDA MOTOR INJEKSI
Tanggal Pelaksanaan : 27 November 2025
Pasuruan – UPT BLK Pasuruan melaksanakan penutupan Pelatihan Non-Institusional Mobile Training Unit (MTU) berbasis kompetensi pada hari Kamis, 27 November 2025, bertempat di Balai Desa Capang. Pelatihan ini merupakan bagian dari program MTU yang diselenggarakan di desa-desa yang mengajukan proposal pelatihan kepada UPT BLK Pasuruan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan keterampilan masyarakat.
Dalam program ini, pihak desa berkewajiban menyiapkan peserta pelatihan sebanyak 16 orang, sesuai ketentuan maksimal kuota peserta MTU. Desa juga memastikan bahwa peserta yang direkrut bukan merupakan pelajar yang masih aktif bersekolah, guna menghindari terganggunya kegiatan belajar formal. Selain itu, desa telah menyampaikan kepada seluruh peserta bahwa selama proses pelatihan, peserta diharapkan tidak mengundurkan diri di tengah jalannya pelatihan agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.
Pelatihan MTU kejuruan Service Sepeda Motor Injeksi ini diikuti oleh masyarakat Desa Capang dan sekitarnya yang ingin meningkatkan keterampilan di bidang otomotif. Dengan hadirnya pelatihan langsung di desa, peserta memperoleh akses pembelajaran yang lebih mudah dan dekat dengan lingkungan mereka.
Pada akhir pelatihan, peserta mengikuti uji kompetensi sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Peserta yang dinyatakan kompeten akan mendapatkan Sertifikat Kompetensi BNSP, sementara seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan menerima sertifikat pelatihan dari UPT BLK Pasuruan. Dengan demikian, peserta memperoleh dua sertifikat sebagai penguatan bukti kompetensi mereka.
Kegiatan penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian pelatihan sekaligus menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah desa. Melalui program MTU, UPT BLK Pasuruan terus memperluas akses pelatihan yang sesuai kebutuhan masyarakat dan mendukung peningkatan daya saing tenaga kerja lokal.
Kembali